^_^
*Allah Tidak Membebani Makhluk-Nya Melainkan Sesuai dengan Kemampuannya*
Sebagian besar manusia mengklaim bahwa sangat sulit bagi mereka untuk melaksanakan ajaran agama dan itulah alasannya mengapa mereka tidak tidak menjalankan prinsip-prinsip agama. dengan cara ini, mereka berharap kesalahan mereka berkurang. akan tetapi, mereka hanya membohongi diri mereka sendiri.
Allah tidak membebani seseorang di luar batas kemampuannya. sebagaiman dikatakan Al-Qur’an,
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…” (Al-Baqarah: 286).
Ayat lain menegaskan bahwa agama yang Allah pilihkan bagi kita sangat mudah seperti halnya agama Ibrahim,
“Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dan dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam al-Qur’an ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sholat, tunaikan zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
(Al-Hajj: 78).
Dalam masalah ini...
Adalah kebohongan yang besar bila seseorang menyatakan sulit dalam menjalankan ajaran agama dan menjadikan ini sebagai alasan untuk kelalaian diri mereka sendiri.
"Nilai-Nilai Moral Dalam Al-Qur’an"
Masih Sulitkah Bagi Kita Untuk Melaksanakannya...?
Sebagian besar manusia mengklaim bahwa sangat sulit bagi mereka untuk melaksanakan ajaran agama dan itulah alasannya mengapa mereka tidak tidak menjalankan prinsip-prinsip agama. dengan cara ini, mereka berharap kesalahan mereka berkurang. akan tetapi, mereka hanya membohongi diri mereka sendiri.
Allah tidak membebani seseorang di luar batas kemampuannya. sebagaiman dikatakan Al-Qur’an,
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…” (Al-Baqarah: 286).
Ayat lain menegaskan bahwa agama yang Allah pilihkan bagi kita sangat mudah seperti halnya agama Ibrahim,
“Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dan dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam al-Qur’an ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sholat, tunaikan zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
(Al-Hajj: 78).
Dalam masalah ini...
Adalah kebohongan yang besar bila seseorang menyatakan sulit dalam menjalankan ajaran agama dan menjadikan ini sebagai alasan untuk kelalaian diri mereka sendiri.
"Nilai-Nilai Moral Dalam Al-Qur’an"
Masih Sulitkah Bagi Kita Untuk Melaksanakannya...?
Komentar
Posting Komentar